Paulus sang pendusta
Pertama-tama,mari kita baca terlebih dahulu pengakuan Paulus yang mana pengakuanya inilah yang menjadi sumber dari judul Artikel ini.
Ketika dia DIPENJARA,Paulus menulis sebuah surat Kepada orang-orang Galatia,yang mana dengan Narsisnya dia mengaku-ngaku sebagai rasul yang dipilih oleh Allah semenjak dalam kandungan.
Wauuw 😏
Berikut pengakuanya tsb:
Tetapi waktu Ia(Allah), yang telah memilih aku(Paulus) SEJAK KANDUNGAN ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,
(Galatia 1:15)
berkenan menyatakan Anak-Nya(yang dia maksud adalah Yesus) di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaat pun aku tidak minta PERTIMBANGAN kepada manusia;
(Galatia 1:16)
Nah!
Sangat jelas pada ayat Galatia 1:15-16 buatanya diatas,Paulus telah membuat pernyataan tentang Allah,yang mana dia mengatakan bahwa Allah telah memilih dia SEJAK dari dalam KANDUNGAN ibunya.
Dan untuk menguatkan pernyataan kerasulan palsunya itu kepada orang-orang Galatia tsb,diapun berani bersumpah demi nama Allah,bahwa apa yang dia katakan itu bukanlah sebuah DUSTA,melainkan sebuah kebenaran.
Berikut pernyataan sumpah palsu Paulus tsb.
Di hadapan Allah kutegaskan: apa yang kutuliskan kepadamu ini BENAR, aku tidak BERDUSTA.
(Galatia 1:20)
Namun benarkah semua ucapan dan Sumpahnya Paulus diatas..?
Benarkah Allah telah memilih dia semenjak dari dalam kandungan ibunya..?
Pertanyaanya:
jika memang Paulus telah dipilih Allah sejak dalam kandungan, lalu mengapa dia terlahir bukan sebagai murid Yesus..?
Mengapa Paulus dalam kehidupannya tidak pernah berhubungan dengan lingkungan Yesus sama sekali? Justru Paulus selama hidupnya malah menjadi penganiaya dan pembunuh jemaat pengikut Yesus,sangat bertolak belakang dengan pengakuannya bahwa dia telah dipilih sejak kandungan, bukan..?
Ini merupakan pengakuan yang mustahil diterima mengingat latar belakang Paulus, selain itu hal yang tidak mungkin jika Paulus telah dipilih sejak dalam kandungan, bagaimana dia mengetahui dipilih jika masih dalam kandungan..? Semenjak kelahiran dia terdidik bukan sebagai penganut Taurat Nabi Musa,melainkan pengikut kepercayaan pagan Yunani,setelah dewasa dia bekerja sebagai PENGANIAYA dan PEMBUNUH jemaat Allah,apakah sibiadab yang sangat KEJI seperti ini orang yang dipilih Allah semenjak dalam kandungan..?
Tentulah tidak!
Bukankah ini sebuah pengakuan yang sangat tidak rasional dan tidak dapat diterima akal? Satu-satunya yang rasional disini adalah ini merupakan pengakuan bohong dan dusta dari seorang rasul palsu yang suka berangan-angan. Paulus adalah pemalsu yang suka berimajinasi, tidak heran melihat pengakuannya yang mustahil dipercaya itu.
Lihatlah beberapa sifat Dustanya berikut ini:
“Sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan MAKSUD PALSU maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku(Paulus) bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita. ”
(Filipi 1:18 TB)
“Apa yang aku (Paulus) katakan, aku mengatakannya bukan sebagai orang yang berkata menurut firman tuhan, melainkan sebagai orang BODOH 😳 yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah sedikit”.
(2 Korintus 11:17).
Setelah melakukan DUSTA, lalu dia minta dipuji:
Sungguh aku telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap rasul-rasul yang luar biasa itu.
(2 Korintus 12:11)
Nah, setelah Melihat tindak-tanduk KEJAHATAN yang dilakukan Paulus yang sering berprilaku KEJAM TANPA BATAS serta menyesatkan manusia tsb,maka tak diragukan lagi bahwa IBLIS memang sudah MEMIILIH Paulus semenjak ia masih berada dalam kandungan!
Yang sebenarnya ialah : BUKAN Allah yang memilih paulus semenjak dalam kandungan, melainkan Iblislah yang telah memilihnya.
